oleh

Wartawan Jaya Pos Bantah Tudingan Yang Di Laporkan Kabid Dikdas Dan Pemberitaan Media Online

-Berita, hukum, Sulsel-286 x dilihat

SUARATIMUR – PANGKEP- Wartawan Jaya Pos MI (31) yang sempat dilaporkan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep ke Polres Pangkep, membantah semua tuduhan yang disangkakan terhadap dirinya, hal ini disampaikan kepada media suaratimur.com, Sabtu, (16/1/2020)

Kasus ini bermula saat Kabid Dikdas Nurliah,S.Pd,M.Si melaporkan kepihak berwajib tentang dugaan tindakan Kekerasan yang dilakukan Wartawan Media Jaya Pos tersebut

” Semua yang disangkakan kepada saya itu tidak benar dan justru Laporan dan pemberitaan beberapa media justru menyerang pribadi saya, kejadian ini bermula saat saya menawarkan Kerjasama Iklan untuk HUT RI ke 60 Ke Dinas Pendidikan, saya diterima dengan baik oleh Sekertaris Dinas Pendidikan Kab.Pangkep, dan bersedia mencantumkan nilai iklan yang kami sodorkan bahkan beliau menyarankan saya untuk mendatangi Kabid Dikdas Ibu Lia” Ungkapnya

” Setelah saya bertemu Bu Nurliah, saya berbincang dengan santai karena beliau sudah sangat akrab dan atas saran Sekretaris Diknas saya kembali menawarkan Iklan dan beliau sempat menyampaikan dananya belum ada, dan saya sampaikan bahwa kalau masalah dananya biar nanti belakañgan sekalian bersamaan atau secara kolektif di semua bidang yg ada di dinas pendidikan pangkep, maka beliau dengan sukarela menulis namanya yang ada di kertas penawaran iklan tersebut, jadi tidak benar kalau saya mengamuk apalagi mengancam yang sempat diberitakan beberapa media” Lanjutnya

Dugaan kalau dokumen surat tugas yang disangkakan diacak – acak juga dibantah Wartawan Tabloid mingguan tersebut

” Itu juga tidak benar saat saya menawarkan iklan tersebut beliau sudah mengomel, karena merasa tidak nyaman saya sampaikan kalau begitu dibatalkan saja Bu sambil saya masukkan kembali surat penawaran iklan ke tas, disitu tanpa sengaja Dokumen surat tugas beliau terbawa, dan itu bukan kesengajaan dan tidak benar kalau dokumen itu saya acak-acak, malahan saya kembalikan ke Kantor setelah saya ditelpon justru saya hampir dipukul suami beliau ” Ucapnya.

Bantahan juga disampaikan ketika ada media online yang menuduh beliau sebagai wartawan abal-abal

” Ini juga merupakan penghinaan dan tuduhan yang sangat tidak mendasar saya sudah 13 tahun jadi wartawan sampai sekarang, dan hal ini juga merupakan penyerangan terhadap hak asasi dan kehormatan pribadi saya dan tidak menutup kemungkinan saya akan melaporkan atas semua tuduhan yang ditujukan kepada saya” ucapnya dengan nada kesal.

Sampai saat ini kasus yang sempat menghebohkan tersebut masih dalam proses pihak berwajib

(Aa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru