oleh

Terbukti Korupsi Dana Desa Mantan Kades Sabaru Di Tuntut 1 Tahun 6 Bulan

SUARATIMUR – SULSEL- Muh.Usman, Mantan Kepala Desa (Kades) Sabaru, Kabupaten Pangkep dituntut penjara 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta. Ia didakwa melakukan Korupsi Dana Desa anggaran APBN tahun 2014 – 2016.

Hal itu diungkapkan jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pangkep, Frenki SH dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Sulawesi Selatan, Selasa (13/8).

Sidang Kasus Korupsi Dana Desa ini Sempat tertunda beberapa kali dengan berbagai alasan dan pada hari ini sidang pembacaan tuntutan yang menyeret orang nomor Satu Di Desa Sabaru Kec. Kalmas Tersebut.

Kasus ini bermula ketika Lembaga HPPMK ( Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kalmas) melaporkan dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2014 – 2016 Desa Sabaru. Dan diperkuat setelah pihak BPKP Perwakilan Sulsel menemukan kerugian negara sebesar Rp.290 juta.

Sy Umar Ali SH sebagai pelapor menyampaikan Apresiasi terhadap penegak Hukum atas perkembangan kasus tersebut. Walau menganggap Tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut bukan Tuntutan yang Maksimal padahal Kasus Korupsi Dana Desa seharusnya diberikan tuntutan yang Maksimal supaya ada efek jera terhadap pelaku.

” Kita berharap Kasus Korupsi ini segera selesai dan pelaku dapat dituntut sesuai hukum yang ada walaupun ada perasaan kecewa dengan tuntutan yang dibacakan Jaksa yang memberikan tuntutan hanya satu tahun padahal tindakan Korupsi ADD merupakan tindak Pindana yang menurut kami merupakan pelanggaran berat, dan kami tetap akan mengawal kasus ini sampai selesai dan kita berharap Hakim Pengadilan Tipikor Sulawesi Selatan bisa menjatuhkan hukuman dengan Adil”. Ucapnya yang juga sebagai Ketua Aliansi Pemerhati Kalmas.

Kasus Korupsi Dana AD/ADD yang sempat menghebohkan dan menyita perhatian masyarakat Kepulauan Pangkep tersebut akan dilanjutkan pembacaan Putusan Pengadilan Tipikor Minggu depan. (Aa).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru