oleh

Pesta Literasi Madrasah Ditutup Dengan Parenting 5 Jari

SUARATIMUR-NTT- Rangkaian kegiatan Pesta Literasi Madrasah 2018 Al-Qadr Betun Kabupaten Malaka yang berlangsung mulai 17-22 Desember 2018 ditutup secara resmi hari ini (24/12).

Pengumuman juara dan penyerahan hadiah lomba dilaksanakan di Masjid Al-Qadr Betun yang dihadiri oleh siswa-siswi, guru-guru dan orang tua atau wali siswa MTs, MI, dan RA.

Para orang tua atau wali siswa RA, MI dan MTs mulai berdatangan pada pukul 08:30 untuk menghadiri pengumuman juara pesta literasi. Sebelum pengumuman para siswa menampilkan hafalan doa sehari-hari, hafalan Al-Quran dan hafalan Hadits. Dilanjutkan dengan pemutaran video dokumenter Pesta Literasi Madrasah.

“Semoga kedepannya akan terus ada seperti ini sehingga anak-anak bisa menyalurkan apa yg mereka pendam tentang segala ide dan pikiran yg mereka punya. Dan Pak Hamid sebagai wakil dari Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia Dompet Dhuafa semoga terus memberikan inspirasi dan motivasi buat siswa-siswi maupun untuk guru.

” Saya bangga dan berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan pada anak-anak dan guru-guru kami. Ini merupakan pesta yang sangat luar biasa. Pesta yang seperti ini yang sangat dibutuhkan oleh kami di Yayasan Al-Qadr”. Ungkap Bu Fitri selaku guru MI.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ibu Azizah bahwa selaku guru dan Kepala RA sangat mengapresiasi kegiatan pesta literasi ini karena dengan adanya kegiatan ini dapat membuat anak didiknya memiliki semangat dalam belajar terutama dalam mewarnai yang indah dan rapi serta mengasah nalar siswa dalam menysun puzzle.

Begitupun dengan para siswa yang sangat senang bisa mengisi hari liburnya dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Saya senang sekali bisa ikut kegiatan ini karena bisa berkumpul dan berlomba bersama dengan teman-teman” ungkap Surya, siswa, MTs.

Demikian juga dengan Nur Aminah yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa menguji pengetahuan dan melatih mental kita dalam berlomba.

Sebelum acara pengumuman juara lomba, Abdul Hamid selaku fasilitator lomba Pesta Literasi Madrasah 2018 diminta oleh Kepala sekolah RA untuk menyampaikan parenting tentang cara mendidik anak.

Dalam materi tersebut Abdul Hamid menyampaikan cara mendidik anak dengan cinta dengan mengambil filosofi 5 jari tangan. Jari jempol berarti peneladanan, jari telunjuk berarti pembiasaan, jari tengah berarti perhatian, jari manis berarti nasihat dan jari kelingking berarti hukuman. Perhatian harus lebih banyak diberikan kepada anak-anak dibanding dengan hukuman layaknya jari tengah yang lebih panjang dan jari kelingking yang lebih kecil.

Selain itu, apresiasi dari orang tua sangat penting untuk membiasakan anak menghargai orang lain dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Penyampaian materi pun ditutup dengan menyanyikan lagu pesan 5 jari.

Acara yang ditunggu-tunggu telah tiba. Kembali Abdul Hamid tampil untuk membacakan pengumuman hasil lomba pesta literasi. Para hadirin pun mengiringi pembacaan nama-nama juara dengan ucapan tahmid dan takbir sebagai ucapan syukur dan kagum pada peserta.
Pemberian hadiah pun diserahkan langsung oleh staf Kankemenag Kabupaten Malaka, kepala sekolah, para guru, dan orang tua sebagai wujud apresiasi fasilitator atas dukungan mereka terhadap anak-anaknya untuk mengikuti lomba.

Setelah pemberian hadiah acara pun ditutup dengan yel-yel pesta literasi oleh fasilitator dan para peserta dengan teriakan “Pesta Literasi Madrasah, Cerdas Literasi Raih Prestasi”. (Aa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed