oleh

PC PMIl Kab. Pangkep Demo Sikapi Buruknya Pelayanan RS. Batara Siang

-Berita, Sosial, Sulsel-309 x dilihat

PANGKEP-SUARATIMUR.Com- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PC PMIl Kab Pangkep melakukan aksi unjuk rasa di jalan poros perempatan depan taman musafir menyikapi terkait dugaan buruknya pelayanan kesehatan Rumah Sakit Umum Batara Siang terutama kasus yang menimpa ibu Maradatillah yang baru-baru ini terjadi, Jum’at, (28/08/2020)

Ansar Ketua umum PC PMII juga selaku jenderal lapangan mengatakan dalam orasinya bahwa sesuai dengan kronologisnya korban selama 10 hari di rawat tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dari RSUD. Batara Siang Kab. Pangkep sehingga nasib buruk bayi dalam kandungannya tidak bisa diselamatkan


” Bagi kami  kasus ini tidak kita inginkan terus terjadi sebab kita belajar dari kasus-kasus yang sama sebelumnya itu sudah banyak yang terjadi dan mengeluhkan terkait pelayanannya, sehingga perlu kiranya Pemerintah Daerah Kab. Pangkep harus betul-betul mengatensi terkait persoalan kasus pelayanan kesehatan yang buruk tersebut sebab ini persoalan urgent menyangkut nyawa pasien,dan hal ini harus diberikan sanksi administrasi sehingga ini bisa menjadi bahan pembelajaran atau evaluasi untuk Direktur RSUD Batara Siang dalam berbenah menjalankan tugas dan fungsinya memberikan pelayanan kesehatan yang baik terhadap masyarakat tanpa ada di terkecualikan” Ucapnya

“Terkait kasus tersebut pihak RSUD Batara Siang Kab. Pangkep kami anggap telah melanggar peraturan Menteri Kesehatan No 4 Tahun 2018 Pasal 2 Poin B tentang kewajiban Rumah Sakit yang harus memberikan pelayanan kesehatan yang aman,bermutu, anti-diskriminasi dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar Rumah Sakit” Lanjut Anshar dalam orasinya

“Meski di Tahun 2019 RSUD Batara Siang sudah mendapatkan kategori pelayanan kesehatan sangat baik, itu masih kami anggap tidak sesuai dengan realitas yang ada terkait pelayanannya sehingga kami katakan mereka masih gagal dan tidak pantas mendapatkan penghargaan itu” tutup Ansar

Setelah berorasi dan menutup jalan dengan mobil kendaraan yang lewat mereka bergeser ke kantor Pemerintah Daerah Kab. Pangkep guna menyampaikan tuntutannya yaitu, 1.Mendesak Pemda Kab. Pangkep untuk segera memberikan sanksi administrasi terhadap Direktur RSUD Batara Siang, 2. Mendesak Pemda Kab.Pangkep untuk segera mengintruksikan Direktur RSUD Batara Siang melakukan Konferensi Pers untuk meminta maaf kepada Ibu Maradatillah dan 3. Copot Direktur RSUD Batara Siang Kab. Pangkep

Namun mirisnya tidak ada orang Pemda yang keluar menemui mereka yang ada hanya Satpol-PP datang menjelaskan terkait kasus tersebut sebagai utusan dari Pemda Kab. Pangkep padahal dia tidak punya kapasitas dalam menjelaskan terkait kasus tersebut

Para pengunjuk rasa dari PC PMIl Kab. Pangkep sangat kecewa sehingga dalam waktu dekat ini mereka berencana akan kembali turun kejalan dengan mobilisasi massa yang lebih banyak untuk melakukan aksi unjuk rasa lanjutan

(Aa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru