oleh

Ormas Islam Kab. Pangkep Kecam Aksi Pembakaran Bendera Tauhid

-Berita, hukum-749 views

SUARATIMUR-PANGKEP. Forum Ummat Islam Bersatu FUIB Kabupaten Pangkep mengecam kejadian oknum anggota Banser membakar bendera bertuliskan kalimat Tauhid, saat peringatan Hari Santri Nasional di Kecematan Limbangan, Kabupaten Garut.

FUIB Kabupaten Pangkep yang merupakan forum Diskusi yang beranggotakan beberapa Ormas Islam melakukan pertemuan menyikapi pembakaran Bendera Ummat Islam tersebut yang dihadiri Kapolres Kab. Pangkep AKBP Tulus Sinaga, SH di Masjid Jami Bungoro Kab. Pangkep. 23/10/2018.

Pertemuan tersebut dihadiri ketua Ormas DPW FPI, ketua BKPRMI Ir. Hasanuddin G. Kuna, Ketua Wahdah Islamiyah, Ustdz Syamsuddin. S. Ag, pengurus Muhammadiyah, Kahmi, LPAS, Komunitas Islam Kaffah, Jamaah Tabligh, Garbi, Ketua PKS, Ardi SH, dan beberapa Tokoh masyarakat.

” Pembakaran bendera Rasulullah SAW, yang dilakukan Oknum ormas Anshor tersebut merupakan penghinaan terhadap Ummat Islam bukan hanya di Indonesia tetapi seluruh dunia, dan kasus memalukan ini harus diproses hukum baik terhadap oknum yang melakukan pembakaran maupun ormasnya juga harus bertanggung jawab “. Ungkap Ketua BKPRMI Ir. Hasanuddin G. Kuna.

Hal yang sama disampaikan Ketua Wahdah Islamiyah, juga mengecam sikap penghinaan dan penistaan terhadap simbol Agama Islam tersebut.

“Pembakaran terhadap Bendera Islam Ini menyakitkan bagi kita semua dan yang paling bijaksana kasus ini kita serahkan kepada Pihak aparat untuk memproses hukum dengan adil dan profesional”.

Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga,S.Ik,SH, mengharapkan agar Ormas Islam dan masyarakat di daerah ini untuk bisa menahan diri dan tetap menjaga Kamtibmas tetap Kondusif.

” Kasus yang terjadi di Garut jawa barat tersebut pelakunya sudah diamankan, dan saat ini pihak kepolisian sudah bekerja sesuai prosedur, saya berharap ormas Islam di daerah ini untuk tidak terpancing, terpropokasi, kita jaga daerah kita supaya tetap aman, serahkan kasus ini kepada Kepolisian dan setiap pelanggaran Hukum akan disikapi dengan profesional adil dan transparan” imbuhnya.

Pertemuan ini menyepakati untuk membuat pernyataan sikap
mengecam dan mengutuk terhadap aksi pembakaran Bendera Tauhid dan akan diserahkan kepada pihak Kepolisian.(Aa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

  1. Luka ini terlalu dalam Sappo hanya satu yang mampu mengobati luka kaum muslimin secara global ini yaitu tangkap pembakarnya kemudian bakar di alun-alun dan disaksikan oleh orang banyak sebagaimana apa yang telah diperbuatnya (membakar panji Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam) agar menjadi peringatan keras terhadap orang yang akan mengikutinya.
    “Yakko engka masenggi alena selleng nade’na tersinggung mitai benderana Nabitta ritunu mabelaki tassala pak lisuki toba. Minang tanianaki kapere na Munafi ki.”
    Toba’ki sebelun lele ri pammasena Puatta.”

News Feed