oleh

Mahasiswi Nyaris Berhenti Kuliah, Bisa Senyum Kembali Karena Beasiswa Lazismu

-Berita, Sosial, Sulsel-96 x dilihat

PAREPARE-SUARATIMUR.Com- Senyum sumringah kembali terpancar di wajah Jumiana salah seorang mahasiswi prodi Pendidikan Matematika disalah satu perguruan tinggi di Kota parepare sebelumnya nyaris berhenti kuliah karena ketidakmampuan membayar uang SPPnya

Mahasiswi semester tiga ini mengalami kesulitan pembayaran uang kuliah dengan mediasi dari salah seorang dosennya, Jumiana mengajukan permohonan bantuan studi kepada Lazismu kota Parepare

Saiful Amir selaku Sekretaris membenarkan bahwa program Beasiswa 1000 Sarjana diberikan kepada salah seorang mahasiswi dari kalangan keluarga tidak mampu

“Benar salah seorang mahasiswi mengajukan permohonan bantuan Studi ke Lazismu dan Lazismu langsung merespon setelah melakukan proses assesment dan memverifikasi data serta syarat administrasi diantaranya, surat keterangan tidak mampu dari Lurah, Kartu,Mahasiswa, Kartu Hasil Studi, KK, KTP, keterangan dari pihak kampus dinyatakan Lengkap dan bagian program mengunjungi rumah yang bersangkutan dan melakukan wawancara dengan orang tuanya maka dana bantuan studi langsung kami serahkan” terang Saiful


Beasiswa tersebut diserahkan oleh Saiful Amir pada Kamis 15 Oktober 2020 di kantor Lazismu di jalan JendralAhmad Yani KM 2 yang disaksikan oleh beberapa orang staf Lazismu

Bagaimana perasaan Jumiana setelah menerima Beasiswa Lazismu?

“Saya sangat senang dan terharu pak karena bantuan ini sangat berarti buat saya sekeluarga, akibat keterbatasan ekonomi keluarga, saya nyaris putus asa karena tidak bisa melanjutkan kuliah, Alhamdulillah dengan petunjuk seorang dosen saya, turut membantu mengkomunikasikan dengan pihak Lazismu Parepare hanya dalam waktu beberapa jam Beasiswa ini kami terima. Sekali lagi terima kasih Lazismu” ungkap Jumiana dengan wajah berbinar yang juga warga Kelurahan Sumpang Minangae Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare ini

Ungkapan bahagia bercampur haru juga tidak mampu disembunyikan oleh pihak Keluarga seperti yang diungkapkan oleh Juleha ibunda Jumiana

“Saya bersyukur kepada Allah atas berkah ini, saya khawatir anak saya akan berhenti kuliah karena kami saat ini belum mampu membayarkan kuliahnya, soalnya saya ini hanyalah ibu Rumah tangga dan bapaknya adalah seorang Nelayan. Sejak beberapa bulan ini hasil tangkapannya nyaris tidak ada, terima kasih banyak kepada Lazismu atas bantuannya, semoga Allah Swt membalasnya dengan pahala berlipat ganda sembari berkali kali mengucap syukur” tutur Juleha

Erna Rasyid Taufan selaku ketua Lazismu menyampaikan via daring bahwa Insya Allah Lazismu akan senantiasa hadir membantu kesulitan masyarakat yang tidak mampu

“Salah satu program Nasional Lazismu adalah program Beasiswa 1000 sarjana yang disupport melalui Skema Zakat,Infak dan Sedekah. Ini di maksudkan untuk membantu menyelesaikan problem bangsa ini adalah masih tingginya angka kemiskinan sehingga banyak orang tua tidak mampu menyekolahkan anaknya ke jenjang lebih tinggi sampat perguruan Tinggi. Olehnya itu dari pusat sampai daerah harus mengalokasikan dana Ziska untuk mensupport para generasi unggul bisa mengenyam pendidikan di bangku kuliah.Insya Allah dengan kesadaran umat Islam menunaikan Zakat,Infak dan sedekah melalui Lazismu maka akan semakin banyak penerima manfaat yang akan merasakan program ini khususnya dari keluarga yang tidak mampu” ungkap Erna Rasyid Optimis

(Sfl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru