oleh

Mahasiswa Pulau Kritik PKPU No. 37 Tahun 2018 Pada Forum Kegiatan KPU Kab. Pangkep

SUARATIMUR-PANGKEP- Junaedi yang berasal dari Mahasiswa Kec. Liukang Tangaya Kab. Pangkep kritik soal Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU No. 37 Pasal 36) di dalam forum kegiatan KPU Kab. Pangkep dengan Tema Sosialisasi Pindah Memilih Dalam Rangka Pemilu Tahun 2019 dilaksanakan di Warkop Black Sea Coffee Jln Sultan Alauddin . Minggu (10/2/2019)

Pasalnya salah satu narasumber atas nama Ibu Aminah Komisioner KPU Kab. Pangkep Devisi Teknis menjelaskan dalam aturan PKPU No.37 Pasal 36 pada poin e itu dijelaskan bahwa pemilih yang terdaftar dalam DPTb sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2) dapat menggunakan haknya untuk memilih. calon anggota DPRD Kabupaten/kota apabila pindah memilih ke kecamatan lain dalam 1 daerah Kabupaten/Kota dan di daerah pemilihannya.

Junaedi mengatakan artinya dalam aturan PKPU tersebut meskipun mengurus kartu A5 untuk pindah memilih namun kalau diluar daripada dapil masing-masing maka kita akan tetap kehilangan satu hak suara yaitu hak suara untuk memilih calon anggota DPRD Kabupaten/Kota

Inilah aturan yang sebenarnya menjanggal dipemikiran sebab banyak mahasiswa yang berasal dari Kec. Liukang Tangaya dan Kec. Kalmas kuliah di Makassar,Maros dan Pangkep yang tentunya akan kehilangan satu hak suaranya untuk memilih keterwakilan Aspirasinya yaitu calon DPRD Kabupaten.

Dimana secara Geografis Kepulauan itu sangat jauh dari daratan Kabupaten/Kota sehingga tidak boleh di samakan antara orang Kepulauan dan Daratan.

Oleh karena itu saya meminta kepada KPU Kabupaten Pangkep,KPU Provinsi dan KPU RI untuk mempertimbangkan perihal aturan tersebut dan memberikan kebijakan tersendiri untuk anak Kepulauan agar tidak ada satupun hak suaranya yang hilang dalam 5 kertas suara yang ada pada Pemilu 2019 ini. Lanjutnya.(Aa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed