oleh

Kesbangpol Pangkep, Cabut Rekomendasi Festival Waria

-Berita, Religi, Sosial, Sulsel-907 x dilihat

SUARATIMUR-PANGKEP. Pertemuan Forum Bersama Ummat Islam Kabupaten Pangkep dengan DPRD, dan Kesbangpol, menyikapi tentang Kegiatan Kerukunan Waria Kabupaten Pangkep, berlangsung di Ruangan Wakil Ketua DPRD, H. Saldi Parumpa, 9 April 2018.

Pertemuan yang melibatkan beberapa perwakilan Ormas Islam tersebut meminta agar Kegiatan Kerukunan Waria yang dijadwalkan dilaksanakan di Hotel Mattampa pada hari Jumat 13 -15 April 2018, Di batalkan.

Wakil Ketua DPRD Kab. Pangkep mengharapkan agar dilakukan dialogh untuk menyelesaikan masalah yang sudah sangat meresahkan Masyarakat ini.

” Ini memalukan kenapa Pemda memberikan izin kegiatan seperti ini, kisruh ini sudah menjadi pembicaraa di media sosial, malu kita ini Kabupaten yang Religius pendekatan nilai Agama sangat kita kedepankan, dan saya minta agar ini tidak berlanjut, Kesbangpol tarik kembali, Surat Rekomendasi Kegiatan Festival Waria tersebut”.Ucapnya.

Pertemuan yang yang dihadiri langsung Kepala Kesbangpol Kab. Pangkep, H. Lauki Hasri, M.Si, membenarkan kalau Kesbangpol memberikan Rekomendasi kegiatan tersebut.

” Saya terimakasih ada pertemuan seperti ini dan menjadi bahan masukan kami untuk membatalkan Kegiatan tersebut, dan Hari ini Rekomendasi Kegiatan Pemilihan Miss Waria kami cabut dengan alasan untuk menjaga Kondisi Keamanan dan ketertiban di daerah kita, hari ini kami Buat surat Pencabutan Rekomendasinya”. Tuturnya.

Respon Majelis Ulama (MUI) Kabupaten Pangkep lewat Wakil Ketuanya, Hasbuddin Khalid, Lc, mengutuk keras adanya kegiatan tersebut, dan menurut dia ini suatu kecolongan kenapa kegiatan ini ada.

” Saya baru tahu kalau ada kegiatan seperti ini, dan kami sudah Fatwakan bahwa kegiatan LGBT, dan Waria tidak ada ruang di Kabupaten yang di kenal Religius ini”.Ungkapnya.

Atas Kesepakatan tersebut FBUI Kab. Pangkep. yang diwakili Dr. Alwi Fatahillah,M.Si dan Ketua DPW FPI Kab. Pangkep, Aco M. Paranrangi,S.Pd,M.Si akan mengawal kesepakatan bersama ini, dan minta Pemda untuk tidak lagi memberikan Izin Kegiatan tersebut. (Ml).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru