oleh

Kehabisan Biaya Suami Istri Penjual Kaligrafi Keliling, Lazismu Bantu Biaya Pulkam

-Berita, Sosial, Sulsel-150 x dilihat

PAREPARE-SUARATIMUR.Com Mengadu nasib dikampung orang dimasa Pandemi Covid-19 ini memang punya resiko. Banyak yang sukses namun tidak sedikit juga usaha yang gagal malah mengalami kesulitan hidup

Begitulah nasib yang dialami oleh Slamet Mulyono bersama Istri St Rohaniyah datang ke kota Parepare sebagai sales sebuah perusahaan swasta hiasan kaligrafi menjual secara door to door

Bukannya dapat untung malah mengalami kehabisan biaya karna jualannya tidak laku, akhirnya memutuskan diri untuk pulang kampung di Magelang Jawa Tengah. Hanya saja Mas Slamet beserta istrinya bingung karena biaya pulangnya dapat dari mana..?


Atas mediasi Sugiat Ketua RW Mattiro Walie Kelurahan Bukit Harapan mendampingi Slamet ke kantor Lazismu Parepare yang berada dibilangan jalan Jend Ahmad Yani KM 2 dengan maksud untuk mendapatkan bantuan atas masalah yang dihadapinya kamis, (24/9/2020)

Tiba dikantor Lazismu diterima oleh Sekretaris Saiful Amir, Slamet Menyampaikan curhatnya sambil menitikkan air mata

“Maaf pak, saya Slamet Mulyono datang ke Parepare cari kerja sebagai sales Kaligrafi sudah hampir sebulan ini menawarkan dari rumah ke rumah belum ada yang laku, dan biaya hidup untuk makan kami berdua sudah habis. Makanya kami kekantor Lazismu ini dibantu pak RW sekiranya Lazismu berkenan membantu” tutur Slamet memelas.

Setelah Sekretaris Lazismu memverifikasi dokumen data dan identitas dan mengkonfirmasi status warga tersebut di daerah asalnya melalui jaringan Lazismu Magelang, pihak Lazismu dengan cepat melayani dan menyiapkan segala kebutuhan yang mendesaknya sebagai Musafir dan ibnu Sabil

Saiful Mengungkapkan bahwa beliau ini sangat layak dibantu oleh Lazismu karena beliau masuk kategori dalam Asnaf yang berhak mendapat Zakat yakni ibnu Sabil yaitu seseorang yang merantau kedaerah yang jauh namun mengalami kesulitan hidup seperti biaya perjalanan tidak punya, maka kewajiban kita untuk membantu menyelesaikan kesuitannya

“Mas Slamet dan istrinya ini tidak punya biaya lagi untuk kembali ke kampung halamannya yakni Magelang Jawa Tengah Alhamdulillah Lazismu Parepare membantu setelah berkoordinasi dengan Lazismu Magelang. Bantuan yang kami berikan berupa tiket Pesawat untuk dua orang, biaya makan dalam perjalanan sampai bandara dan dari Surabaya sampai Magelang. Semoga ini bisa menggembirakan saudara kita dan bisa tiba dengan selamat dikampungnya bersua kembali bersama keluarganya” ungkap Saiful Amir

Menanggapi hal tersebut Hj. Erna Rasyid Taufan,SE,.M.Pd selaku ketua Lazismu Kota Parepare memberikan tanggapan pentingnya membantu sesama apalagi dalam golongan Ibnu Sabil

“Bahwa didalam al qur’an surah At Taubah ayat 90 ada 8 golongan penerima Zakat salah satunya adalah Ibnu Sabil, orang yang mengalami kesulitan baik,tempat,makanan maupun biaya perjalanan,itulah fungsi utama Lembaga Zakat seperti Lazismu. Karena tidak sedikit orang-orang yang seperti itu (ibnu Sabil) karena tidak diperhatikan, hajatnya tidak dipenuhi maka akan terdorong untuk melakukan kriminal karena tuntutan hidup. Itulah hikmahnya sehingga Kewajiban Zakat itu disalurkan melalui lembaga resmi seperti Lazismu” terang Erna Rasyid

(Sfl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru