oleh

Jarang “Ngantor” Aktivis Himalaya Desak BKD Evaluasi Camat Dan Lurah Kec.Tangaya

-Berita, Sulsel-739 views

SUARATIMUR-PANGKEP- Baru-baru ini ratusan Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Pangkep disanksi oleh kepala bidang pembinaan PNS BKD Pangkep sebagaimana yang dikabarkan media pemberitaan Harian Fajar 03/07/2019 .
Sanksi itu berupa pemotongan Tunjangan Kinerja (Tukin), dikarenakan oknum PNS tersebut tidak masuk kerja atau terlambat absen.

Merespon hal tersebut, Aktivis Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya Irfan Samsir angkat bicara, Ia menuturkan pihak BKD Pangkep sebaiknya melakukan evaluasi terhadap kinerja PNS dikecamatan Liukang Tangaya Kepulauan-Pangkep, khususnya kinerja kepala kecamatan Liukang Tangaya dan Kepala Kelurahan Sapuka. Pasalnya keduanya jarang berada diwilayah kerjanya dan sudah lama tidak masuk kantor, melainkan menetap didaratan.

“Saya minta pihak BKD Pangkep, lebih lanjut melakukan evaluasi terhadap kinerja PNS yang bertugas dipulau Liukang Tangaya. Banyak PNS dipulau jarang masuk kantor, khususnya kepala kecamatan Liukang Tangaya dan Kepala Kelurahan Sapuka. Sudah dua kali saya balik kepulau, namun Pak Lurah dan Pak Camat itu tidak pernah ada ditempat, melainkan menetap didaratan,” Tutur Irfan.

Lebih lanjut Irfan yang juga selaku masyarakat Liukang Tangaya menuturkan bahwa seharusnya Kepala Kec. Liukang Tangaya dan Kepala Kel. Sapuka, itu berada diwilayah kerjanya. oleh karena keduanya merupakan pimpinan yang memiliki tugas dan tanggung jawab.

“Baik Pak Camat maupun Pak Lurah, seharusnya berada diwilayah kerjanya. Mereka punya tugas dan tanggung jawab selaku pimpinan diwilayah masing-masing, tidak boleh Kantor Camat Sepi Karena pejabatnya tidak ada ditempat, ” Pungksnya. (Aa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru