oleh

FPI Sulsel Geram dan Marah Ulama di Indonesia Diserang dan Ditikam



MAKASSAR-SUARATIMUR.Com- Innalilahi wa Innalilahi rhojiun Syekh Ali Jaber ditikam pemuda berinisial AA saat menghadiri pengajian dan wisudaTahfidz Al Qur’an di Masjid Falahuddin jalan Tamin Kecamatan Tanjung Karang Barat Provensi Lampung, pada hari Minggu (13/9/2020)

Akibat kejadian itu Syekh Ali Djaber yang juga ulama penghapal Al Qur’an 30 djus menderita luka tusuk di bahu lengan atas dan harus menerima enam jahitan di bagian dalam dan empat jahitan di bagian luar

Atas kejadian tersebut, Ketua FPI Sulsel Habieb Muhsin Mengecam dan marah terhadap kondisi kebangsaan dan kelemahan Pemerintah sekarang ini dalam hal keamanan negara dan keamanan setiap individu masyarakat Indonesia dan ini berujung pada ketidak jelasan dan ketidak tegasan hukum

Modus penyerangan Ulama dan Tokoh Islam selalu disematkan bahwa pelakunya adalah orang gila, depresi, dan lain lain yang seharusnya ada pemeriksaan mendalam dan paripurna yang dilakukan oleh aparat kemananan dan pemeriksaan kesehatan yang detail untuk menyimpulkan bahwa Ini pelaku sehat atau gila

” Saya khawatir ketidak adilan hukum ini membuat distorsi kebangsaan dan ketidak percayaan hukum dari masyarakat Indonesia secara keseluruhan”, tegas Ketua FPI Sulsel Habieb Muhsin saat Musyawarah Rutin FPI Sulsel di kediamannya jalan Pangerang Petta Rani

Ditambahkan Pula Wakabid Ust Siddiq yang didampingi Panglima FPI Sulsel Jemmy megecam kejadian yang sudah berulang tersebut

“Mulai hari ini sesuai instruksi dan ketegasan Panglima DPP FPI Pusat yang berkedudukan di Jakarta Ustad Maman, bahwa berdasarkan banyaknya kejadian Ulama dan Ustad diserang di tempat pengajian dan di masjid (rumah ibadah) menginstruksikan kepada semua laskar di seluruh Indonesia untuk menjaga dan mengawal ULAMA dan Ustadz dari serangan serangan orang yang mau membunuh para ulama dan ustad dan untuk Sulsel, kami akan mengadakan musyawarah tertutup untuk membahas secara tehnis hal tersebut.” tegas Ust. Siddiq

Demikian pula Wakabid Hukum FPI Sulsel Ust Faisal Silenang SH, menegaskan untuk mengawal kasus ini sampai kepengadilan

“Kami akan mengawal kasus penyerangan Ulama dan Ustad di seluruh Indonesia sebab ini menyangkut kewibawan hukum dan keamanan negara untuk rakyat yang tercoreng, perlu di kawal serius” tambahnya

Hal yang sama disampaikan Wakabid Dakwah Sulsel Ustad Firdaus yang juga pimpinan Majelis Taklim Darut Taubah di Kota Makassar juga geram dengan kondisi ummat saat ini

“Mungkin niatnya mereka mau membungkam dan menakuti Ulama dan dakwah dengan cara seperti menteror dan menyerang ulama juga ustad, tapi ini adalah alarm bahwa hukum di Indonesia terpuruk dan In Shaa Allah ukhuwah Islamiyyah di Indonesia akan bangkit” Ucapnya

Sekertaris FPI Sulsel Ust. Agussalim menambahkan bahwa, ” Saat nya kita lawan mereka, penyerang dan teror ulama dan ustad jangan sampai kita mau di adu domba dengan instrumen pemerintahan dan yang lebih berbahaya lagi apabila ini by design oleh kelompok tertentu dan bisa juga ini gaya gaya komunis mereka anti Islam, bisa jadi mereka hanya berkedok orang gila saja” tambahnya

Ditempat terpisah Imam FPI Sulsel Habieb Faizal Dzein, menyerukan bahwa, “kejadian di Lampung penikaman Ulama Syekh Ali Djaber bukan hal biasa dan ini bisa saja terjadi lagi di Sulawesi Selatan dan di belahan bumi Indonesia dan hal ini mencoreng kewibawaan Presiden dan Menteri Agama Fahrul Rossi yang sampai hari ini masih bungkam diam seribu bahasa, apa beliau beliau tidak punya empati ?”tutupnya

(Aa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru