oleh

Emak-emak MQB Ngaji Gabungan

SUARATIMUR-MAROS- Komunitas religi Majelis Qur’an Baburrahmah (MQB) Maros tidak pernah sepi dalam aksi keummatan. Menandai pergantian bulan Maret ini, mengadakan kegiatan Pengajian Gabungan bersama dengan Majelis Taklim Nurul Mubarak Perum Nusa Idaman, Majelis Taklim Garbi Bontopuasa, Majelis Taklim Perum Taniaga Permai serta Orang Tua Santri-Santriwati TPA Baburrahmah. Minggu, (31/3).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai refleksi introspeksi bersama dalam mengisi aktivitifitas rutin selama triwulan pertama tahun ini.

Tema yang diangkat dalam Ngaji Bareng Emak-Emak MQB adalah Qur’an sebagai Pedoman Hidup Manusia. Dalam tausiah penjian ini dibeberkan cara mengatasi masalah yang kadang datang melanda dalam kehidupan. Adapun solusi untuk semua stressor ada lima, yaitu :
1. Bergerak (ciptakan aktifitas positif)
2. Galang kebersamaan
3. Belajar (majelis ilmu)
4. Tidak boleh lalai (meningkatkan kepedulian)
5. Senantiasa menjaga hubungan langit
Hal ini dipaparkan oleh Ustadz H. Muzayyin Arif, M.Pd dalam ceramahnya.

Nasehat tersebut terangkum dalam Al-Qur’an Mulia surah Thaha (20) ayat 42.

Pembina MQB Fatmawati Beta, S.Pd.I menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ustadz H. Muzayyin Arif. M.Pd atas ilmu yang telah dibagikan kepada komunitas emak-emak ngaji gabungan kali ini. Ungkapan penghargaan itupulah diperuntukan bagi seluruh peserta Ngaji Gabungan.

Tokoh masyarakat Maros H. Muh. Nur Arif, SE yang juga hadir dalam acara tersebut turut mengamini apa yang dipaparkan oleh Ustadz Muzayyin Arif.

Suasana acara ngaji gabungan emak-emak MQB dihadiri pula oleh Hj. Wahidah, Nurlia, Sunggu, Hajrah, Salehah, Mirnawati, Wahidah, Intang dan Sudirman Abi Azki Direktur Pendidikan SD Islam Cendekia Baddoka Makassar.(Sdr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru