oleh

Di Vonis 2 Tahun Penjara, Usman Mantan Kades Sabaru Menunggu Eksekusi

-Berita, hukum, Sulsel-42 x dilihat

PANGKEP-SUARATIMUR.Com- Kasus Korupsi Alokasi Dana Desa yang menjerat terpidana Mantan Kepala Desa (Kades) Sabaru, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Muhammad Usman, sesuai putusan Mahkamah Agung sudah inkrah ( berkekuatan hukum tetap) dengan penjara 2 tahun dan denda 190 juta

Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Sugiharto, Jumat (11/9/2020). Ia mengatakan, saat ini terpidana sudah dalam tahap proses pemanggilan kedua

“Perkara Desa Sabaru sudah ada putusan Mahkamah Agung dan sekarang tahap pelaksanaan eksekusi putusannya, dinda,” beber Sugiharto kepada media ini saat dikonfirmasi via WhatsApp

Sugiharto juga menerangkan, putusan tersebut baru saja keluar bulan ini, untuk eksekusinya sementara berjalan, pemanggilan terdakwa

“Tetap diusahakan sampai terdakwanya datang, kalau terdakwanya tidak mau datang tetap nanti kita jemput sesuai aturan,” tambah dia

Soal eksekusi putusan MA tersebut, Sugiharto mengaku telah berkoordinasi dengan Polres Pangkep, kendati demikian pihak Kejari masih proses pemanggilan terdakwa

“Iya sudah koordinasi dengan pihak Polres Pangkep, tetapi sekarang masih dengan cara pemanggilan dulu, kalau terdakwanya tidak mau datang nanti kita jemput,”

Senada dengan Kasi Pidsus, aktivis asal Desa Sabaru, Panca Parawansya yang juga tergabung dalam Aliansi Pemerhati Kalmas (APK) Pangkep mengatakan, putusan kasasi kasus itu sudah ada dan memiliki kekuatan hukum

“Saya sudah menghadap ke Kasi Pidsus Pangkep, menurut penjelasannya, pihak Kejaksaan sudah melakukan pemanggilan terhadap terpidana, akan tetapi terpidana belum memenuhi panggilan tersebut, dilanjut pemanggilan ketiga, kalau ternyata panggilan ketiga belum dipenuhi maka pihak Kejaksaan akan turun langsung untuk menjemput terpidana,” jelas Panca

Sementara itu, Ketua APK-Pangkep Sayyid Umar Ali berharap, kasus ini tidak berlarut-larut karena ini perintah undang undang, putusan dari MA sudah ada tinggal eksekusinya

“Kalau ada masalah, kejaksaan Pangkep harus bekerja sama dengan pihak kepolisian Kabupaten Pangkep, Polsek saya rasa bisa membantu Kejaksaan untuk menjemput Pak Usman,” kata Umar Ali

(*Aa)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru