oleh

Cegah Dan Deteksi Dini Penanganan Sosial, Kesbangpol Tuban Adakan Bimtek

SUARATIMUR-TUBAN. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Kabupaten Tuban mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Deteksi Dini, Cegah Dini dan Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Tuban Tahun 2018, Selasa (08/05/18).

Kegiatan yang dilaksanakan di Pendapa Kridha Manunggal dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Teguh Setyobudi. Dia kala itu membuka acara tersebut.

Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan, tahun politik kali ini adalah tahun politik yang penuh dengan tantangan. Mengingat maraknya problematika sosial, ekonomi, politik, hukum dan keamanan yang masih terus bergulir.

“Hal ini bisa berimplikasi terhadap kondisi keamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat terutama di saat memasuki tahun-tahun politik seperti ini,” ungkap mantan Kabag Humas Pemkab Tuban tersebut.

Untuk itu perlu adanya penguatan fungsi aparatur pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Sangat penting agar menjadi bekal dalam rangka usaha mewujudkan kondisi daerah yang sejuk.

Peningkatan wawasan dan ketrampilan dalam melakukan deteksi dini, cegah dini, serta kemampuan mengolah, menganalisa sumber-sumber informasi dan data intelijen sangat berguna untuk mereduksi potensi konflik di tengah masyarakat.

“Juga berguna meminimalisir dampak konflik sosial yang mungkin sedang terjadi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ASN senior di lingkungan Pemkab Tuba ini juga mengungkapkan, pentingnya peran aparatur pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dan pemuda serta satuan perlindungan masyarakat memiliki peran serta yang sangat vital dalam proses tersebut. Beberapa diantaranya yang harus kita waspadai yaitu isu-isu yang bersifat SARA, upaya adu domba dan pecah belah umat beragama, dan masyarakat, maraknya ujaran kebencian/provokasi melalui media sosial, melemahnya toleransi/musyawarah dan problematika ekonomi dan penegakan hukum yang terus menimbulkan diskursus ditengah-tengah masyarakat.

Hal tersebut sangatlah mungkin dapat berpotensi memunculkan gesekan, dan ketegangan apalagi di saat tahun politik seperti ini. Kita harus antisipasi dan waspadai bersama karena dengan kebersamaan, komunikasi dan koordinasi yang baik akan menghadirkan sinergisitas yang terarah dan efektif guna mewujudkan kondusifitas.

Dia tambahkan, perlu adanya kemitraan melalui Forum Kewaspadaan Dini (FKDM). Masyarakat dapat memberikan kontribusi positif demi terwujudnya ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat di dalam hal informasi dan deteksi dini. Termasuk kemitraan di bidang kerukunan antarumat beragama melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Teguh berpesan, agar bersama-sama mengajak seluruh warga masyarakat untuk berdemokrasi secara sehat, santun dan bermartabat. Meningkatkan sinergitas dalam rangka mewujudkan Kabupaten Tuban yang aman, tentram, damai adil dan makmur.

Pada kesempatan sama Kepala Kesbangpol Tuban, Hari Sunarno, menyatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini sebagai sarana silahturahmi, dan konsolidasi aparatur pemerintah anggota satuan perlindungan masyarakat dan tokoh masyarakat di Kabupaten Tuban. Sekaligus dalam menyongsong Pemilihan Gubernur Tahun 2018 di Jawa Timur.

Untuk sarana peningkatan wawasan dan kemampuan deteksi dini, cegah dini dan sistem penanganan konflik sosial bagi aparatur pemerintah anggota satuan perlindungan masyarakat dan tokoh masyarakat di Kabupaten Tuban.

Dia berharap, dengan diadakannya acara ini mampu membangun sinergitas antara aparatur pemerintah, satuan perlindungan masyarakat serta tokoh masyarakat di Tuban. Narasumber kegiatan dari BIN Provinsi Jatim, Kodim 0811 Tuban, Polres Tuban, dan Kompi Senapan C521.

Kegiatan ini yang dihadiri oleh 120 peserta undangan yang terdiri dari Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat Kab Tuban, FKDM Tingkat Kecamatan, Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Tingkat Kabupaten , Camat se-Kebupaten Tuban, Kasi Trantib se-Kabupaten Tuban, Danlimas, dan FKUB.(@ ali).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed