oleh

Bayar Dua Puluh Ribu Dapat Benih Padi Bantuan 10 Kg

SUARATIMUR-LAMONGAN. Bantuan langsung benih unggul (BLBU) padi diwilayah unit pelaksana tugas (UPT) dinas tanaman pangan,hortikultura dan perkebunan(TPHP) kecamatan kedungpring kabupaten lamongan menuai masalah.

Mu’in anggota kelompok tani desa tlanak menyampaikan,bantuan benih padi jenis cheherang dari poktan dipungut biaya 1000-5000/kg.

“dapat benih bantuan dari poktan tapi diminta biaya ganti transport angkut benih senilai 1000/kg,ada juga yang dapatnya sama 10kg dibayar 50.000”.

Ketua poktan sumber rejeki maroto kepada motim mengakui telah mendapat bantuan benih padi dan telah dibagi pada masyarakat sesuai jatah dan luas lahan,tapi maroto menyangkal telah memungut biaya pada anggota atas pembagian benih tersebut

“dapat bantuan benih padi 1.25 ton tapi saya bagi dua dengan kelompok lain yang tidak dapat bantuan benih itu. poktan saya 7 kwintal dan sisanya saya berikan poktan lain.tapi saya tidak memungut biaya sama sekali.kecuali iuran 5000/anggota untuk kepentingan kelompok”.

Selain itu Ambar ketua poktan sumber pangan desa setempat terang-terangan mengakui bahwa pembagian benih padi bantuan tersebut diminta ganti biaya transport dan biaya ketua poktan dalam proses pengajuan bantuan.

“pembagian benih memang saya minta biaya ganti uang transport senilai 10.000 per kantong,tapi kalau hal ini dijadikan masalah monggo saya siap.soalnya jangankan bantuan benih padi, bantuan beras miskin( raskin) yang katanya gratis itupun dipungut biaya untuk ongkos pengiriman,kuli angkut dan biaya lainya,dipikir enak dapat bantuan benih padi,saya malah rugi(tekor),kalau digratiskan semua saya bisa jual celana,jual sawah”,ungkap ambar.

Terpisah kepala UPT dinas TPHP kecamatan kedungpring Abdul Malik mengatakan,semua bantuan benih padi diberikan gratis,bahkan poktan dilarang memungut biaya dengan alasan memperkuat kas kelompok taninya. 

“bantuan benih padi gratis dan tidak dikenakan biaya apapun,jadi bila ada poktan yang memungut biaya serupiah-pun dari bantuan benih padi,itu tanggung jawab poktan sendiri.saya sudah berulang kali mengingatkan melalui rapat agar bantuan diberikan kepada masyarakkat secara cuma-cuma”. (ALI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed