oleh

Astek On GGO Gelar Aksi Unjuk Rasa,Ini Tuntutannya..

SUARATIMUR-BOJONEGORO- Ratusan warga yang tergabung dalam Asosiasi Tenaga Kerja Oil dan Gas Bojonegoro, (Astek On GGO) hari ini menggelar aksi damai di dua titik yakni lapangan migas Kedung Keris, Blok Cepu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Sabtu (09/02)

Dari pantauan suaratimur.com, ada beberapa poin tuntutan diantaranya adalah mendukung Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) beserta Maincont dan Subcont dalam pengerjaan proyek Blok Cepu, agar dapat menyerap tenaga kerja.

“Kita mendukung K3S berserta Maincont dan Subcont dengan catatan masyarakat lokal harus dilibatkan penuh,” kata M. Kamaludin, selaku Korrdinator aksi.

Selain itu, mereka juga mendukung tegaknya Peraturan Daerah (Perda) NO 23 tahun 2011 Kabupaten Bojonegoro tentang konten lokal. Mereka juga menolak campur tangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di luar masyarakatyang terdampak ring 1 di Blok Cepu.

“Kita mendukung tegaknya Perda 23 tahun 2011, sebagai masyarakat lokal harus diutamakan,” ujarnya.

Dan yang selanjutnya, adalah meminta Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) agar mencabut ijin pendirian LSM Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro (FKMB), karena dianggap tidak sesuai dengan nilai kemasyarakatan yang diperjuangkan masyarakat lokal Bojonegoro.

“Dan kami menolak campur tangan lembaga yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Sementara itu, Teguh Wibowo kabag Perundang-Undangan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Bojonegoro, mengesakan bahwa untuk seluruh anspirasi para demonstran akan dicatat serta disampaikan nantinya.

“Tentu anspirasi bapak akan kami catat dan akan kami sampaikan,” pungkasnya. (Ali)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed