Waduhh.. Tak Ada KIS/BPJS Tak Bisa Nikah

142 views

SUARATIMUR-PANGKEP. Kesehatan amatlah penting dalam kehidupan, apalah arti kita hidup kalau kesehatan terganggu, Kartu KIS kedepan penting dan menentukan banyak hal.

Demikian disampaikan dengan lugas oleh pemateri dari Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang akrab dipanggil Ustadz Mursalim Majid yang datang dengan rombongan dari jajaran kedinasannya pada Penyebarluasan Perda no 9 Tahun 2016 Provinsi Sulawesi Selatan tentang perubahan atas perda provinsi Sulawesi Selatan nomor 2 Tahun 2009 tentang kerjasama penyelenggaraan pelayanan kesehatan gratis, Kemarin Siang pukul 15 00 sampai selesai di Kampung Langnga langnga, Rabu 8 Agustus 2018.

Badawi sebagai tuan rumah penyelenggaraan sosialisasi ini merasa terhormat dapat di tempati rumahnya sebagai penyebaran informasi untuk masyarakat.

Badawi yang merupakan tokoh pemuda yang ada di Kecamatan Minasatene sangat tersanjung di kunjungi oleh anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan.

“Sesama organisasi partai harus mendukung, hanya bedanya saya maju di Kabupaten beliau Maju di Propinsi, saya rasa sinergitas seperti ini harus kita rajuk bersama, “. Tandasnya.

Peran pemerintah dalam meningkatkan layanan masyarakat melalui kesehatan gratis diatur dalam undang undang, banyak masyarakat yang belum memahami kesehatan gratis, bahkan mereka beranggapan bahwa ketika kita memiliki kartu KIS/BPJS malah pihak tim medis Lebih mengutamakan pelayanan yang menggunakan jalur lesehatan umun, namun hal itu di tepis oleh pemateri, kemudahan kartu Kis saat ini dapat di gunakan berobat gratis di mana saja di seluruh Indonesia baik RS Pemerintah maupun swasta, bahkan lewat Perpres terkini kedepan bagi siapa yang tak memiliki kartu KIS ataupun BPJS tak akan terlayani pelayanan publik dengan mencontohkan pemuda pemudi yang lagi jomblo bisa bermasalah dalam hal nikah atau jodoh terkait tak terlayani pelayanan pulik.

Sosialisasi Perda No. 9 Tahun 2016 di hadiri juga oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan bapak Muh Taufiq Zainuddin, SE, MM Salah satu anggota Fraksi yang membidani Tentang kesehatan, fungsi kami sebagai legislasi merancang dan merumuskan apa kepentingan masyarakat, melalui perda ini kami dan kawan kawan mencoba melakukan penganggaran tentang kesehatan gratis khusus seluruh masyarakat sulawesi selatan.

Beliau yang saat ini masih duduk di DPRD Propinsi Sulsel dari partai Persatuan Pembangunan mengaku bahwa dia tinggal beberapa hari lagi di DPR, karena dirinya sudah mengundurkan diri dari partai yang mengusungnya kemarin.

Ketika di tanya oleh awak media partai apa akan digunakan lagi nanti pada saat mencalonkan diri di pemilu mendatang? Beliau menjawab bahwa saya telah mendaftar sebagai bakal calon melalui Partai Kebangkitan Bangsa, hal yang membuat saya mundur itu persoalan prinsip dan pribadi, tandasnya.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti sekitar seratusan warga setempat tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur organisasi.
(Tatarala/Hamza Sampo)

.. Tak Ada bisa KIS/BPJS nikah Tak Waduhh

Posting Terkait