oleh

PULAU CANGKE DESTINASI WISATA YANG EKSOTIS

-Sulsel, Wisata-100 views

Suaratimur-Pangkep. Ketika anda berkunjung ke Kabupaten Pangkep, yang teringat dan menjadi idola adalah wisata kulinernya,  tapi masih banyak orang belum mengenal tempat – tempat wisata yang eksotis yang banyak tersebar di wilayah Kabupaten kepulauan yang masuk dalam wilayah supermonde Sulawesi selatan. 

Salah satunya pulau cangke, pulau yang dulunya belum menjadi idola para pelancong, sekarang menjadi salah satu pulau wisata andalan daerah ini, perjalanan yang biasa ditempuh sekitar satu sampai 3  jam tergantung cuaca dan kondisi alamnya dari dermaga Biring Kassi dengan menggunakan perahu Jolloro sejenis perahu tradisional masyarakat bugis Makassar.

Pulau ini terletak di gugusan pulau-pulau kecil Sulawesi Selatan. Saat perjalanan, mata kita sudah dimanjakan dengan hamparan laut biru dengan nelayan tradisional disekitar perahu yang seolah berlomba mencari rezeki dari Sang Penguasa Bahari dan juga jejeran pulau –pulau kecil yang menambah eksotis perjalanan wisata kita.

Pulau ini tidak terlalu luas hanya seluas lapangan bola, tapi jangan kaget saat  menginjakkan kaki anda di hamparan pasir putih yang dingin dan sejuk, desiran angin sepoi-sepoi seolah mengucap salam selamat datang di sela- sela pohon cemara. 

Pulau cangke awalnya kurang dilirik para pecinta wisata, tapi saat  ini pemerintah daerah Kab. Pangkep menjadikan salah satu destenasi wisata bahari, dengan membuat penangkaran Telur  penyu, yang semakin menambah nilai jual pulau ini, dan saat sunset begitu memanjakan mata kita, Pulau ini sangat cocok dikunjungi karena selain pemandangan yang indah juga dekat dengan ibu kota Makassar,.. 

Keindahan bawah laut pulau Cangke juga menjadi ‘bonus’ saat bertandang di pulau ini. Anda bisa membawa alat snorkling dan memanjakan mata dengan pesona bawah laut pulau cangke. Gugusan terumbu karang yang masih sangat terjaga dengan berbagai jenis ikan kecil sampai besar semakin memanjakan mata kita dan seolah kita tidak mau meninggalkan pulau kecil ini.

Nilai historis pulau ini tidak bisa terlepas sosok suami istri yang sudah uzur, Dg Abu dan Maidah, kedua sejoli ini sudah menghuni Pulau Cengkeh sejak tahun 1972  atau 45 Tahun yang lalu dengan keterbatasan fisik karena matanya buta mampu bertahan hidup.

Kisah Dg Abu dan Maidah menjadi sangat terkenal, terutama untuk orang-orang yang berkunjung di pulau Cangke. Pasangan suami istri ini  merawat  dan memastikan pulau Cangke tetap hijau. Sebagai bentuk terima kasih, sebelum beranjak meninggalkan pulau, pengunjung  biasanya meninggalkan beras atau bahan makanan untuk Dg abu dan Maidah.

Pulau Cangke bisa dikatakan pulau pribadi Dg Abu dan Maidah. Pelajaran untuk kita tentang cinta dan kesetiaan. Bukan hanya itu, pelajaran lainnya adalah tak perlu jadi orang kaya untuk bisa mempunyai pulau pribadi, Dg Abu dan Maidah sudah membuktikannya.

Meninggalkan pulau Cangke dengan cerita sepasang suami istri itu membawa kesan tersendiri saat ke pulau ini. Pasir putih, pohon-pohon yang rindang, alam bawah laut yang indah serta kisah mereka melingkapi perjalan yang akan terus melekat di benak.(Ac).Ariel (fotografer) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed