OSIS SMP 12 Parepare Tertarik Dengan Filantropi Cilik Lazismu

239 views

SUARATIMUR-PAREPARE. Keren, keren dan Cantik! Demikian ungkapan pengurus OSIS SMPN 12 Parepare saat Pengurus Lazismu kota Parepare usai presentasi Program di hadapan para guru dan Pengurus Rabu 7 Februari 2018 sekitar pukul 10.00 Wita diruang Guru sekolah tersebut.

Saiful Amir Sekretaris Lazismu Kota Parepare di dampingi Koordinator Program Fundrising Yodio Kristanto dan Koordinator Administrasi Adhy Guntur, memaparkan program Lazismu Parepare tahun.2018.

Mengawali pemaparannya Saiful mengucapkan ungkapan terima kasih kepada kepala Sekolah dan para guru telah menerima untuk mensosialisasikan program Lazismu. ” Kehadiran kami ini sesungguhnya didasari dengan Perintah Allah Swt untuk mengajak umat Islam untuk membayar Zakat seperti dalam al Qur’an yang diulang paling kurang 24 Kali salah satunya ;”Wa aqimussalaata wa aatuzzakaata waarkauu maarraakiin”
Dan dirikanlah Shalat dan tunaikanlah zakat, serta rukulah bersama orang-orang yang ruku’ (al Baqarah:34).

Juga Hadits Nabi yang menjelaskan posisi Zakat sebagai pilar utama yang ketiga dalam rukun Islam. Tetapi banyak umat Islam ini yang belum sadar akan kewajibannya khususnya yang sudah memenuhi syarat, Zakat harta itu syaratnya yaitu, Telah cukup nishabnya atau kadarnya yaitu 85 gram emas atau sejumlah uang Rp 42.500.000,- itu sudah wajib zakat.

Kalau Profesi guru maka waktu bayar zakatnya itu saat terima gaji, berapa nominalnya? 85 gram emas x harga emas saat ini (Rp 500.000,-) = 42.500.000 dibagi 12 bulan, karena bayarnya setiap terima gaji maka setiap pegawai yang berpenghasilan Rp 3.541.666,- sudah berkewajiban bayar zakat sebanyak 2,5% dari besaran gajinya yaitu sekitar 75 ribu rupiah, ini nilai rupiah yang cukup ringan tapi telah membebaskan kewajiban kita, harta sudah bersih, hak orang Fakir miskin dan, mualllaf, amil, orang berutang, budak, ibnu sabil dan fisabilillah sudah ditunaikan.Karena kalau tidak dikeluarkan Insya Allah Allah sendiri yang akan mengeluarkan dengan cara-Nya sendiri.Harapan kita dengan potensi Zakat yang sangat besar 217 Trilyun di Indonesia bisa mengentaskan kemiskinan yangasih cukup besar. Ini bisa terwujud kalau setiap muslim sadar untuk bayar Zakat, minimal ber infak dan bersedekah jika kewajiban Zakat belum terpenuhi.Ungkap Saiful bersemangat.

Kedatangan kami juga ini menyadarkan tentang aturan Pemerintah yaitu UU no 23 Tahun 2011 tentang Zakat.intinya setiap muslim membayarkan zakatnya di lembaga resmi yang telah mendapat ijin resmi oleh negara seperti Lazismu ini.

Lanjutnya, kami mengajak keluarga besar SMP N 12 untuk menjadi Muzakki atau Donatur Lazismu sekaligus menawarkan program Kenclengan Infak jumatan disekolah ini melalui Gerakan Filantropi Cilik.

Jalaluddin, M.Pd Selaku kepala sekolah menyambut baik program Lazismu ini dan Insya Allah siap menjadi Muzakki di Lazismu diikuti oleh dewan guru yang lain.

Dan yang lebih mengharukan adalah respon dan semangat siswa dan Pengurus OSIS terhadap kenclengan Filantropi Lazismu.

“Insya Allah sisa jajan bisa kita masukkan dalam kaleng ini daripada dibuang-buang, pasti banyak gunanya, sekaligus mengajari kami peduli dan dermawan kepada sesama sejak dini “. Kata salah seorang Pengurus OSIS.Lazismu Keren sambil mengacung jempol!( Sfl).

12 Cilik dengan filantropi lazismu parepare smp Tertarik

Posting Terkait