oleh

Mengumbar Ujaran  Kebencian di Medsos, Jonru Dipolisikan 

-Berita, hukum-15 views

Suaratimur, Jakarta – Jonru F Ginting ditahan di Polda Metro Jaya atas dugaan kasus ujaran kebencian (hate speech) di media sosial. Ada beberapa posting-an Jonru di akun Facebook-nya yang dipermasalahkan terkait dugaan tindak pidana ITE hingga diskriminasi ras, etnis, dan antargolongan.

Posting-annya itu ada empat, yang diduga mengandung ujaran kebencian juga diskriminasi ras, etnis, dan antargolongan,” ujar Wadir Krimsus Polda Metro Jaya AKBP Ahmad Yusep di Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Yang pertama, posting-an Jonru tersebut mengenai Quraish Shihab yang dipilih menjadi khatib saat Idul Fitri lalu di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Jonru juga pernah mem-postingtulisan mengenai banyaknya ‘mafia China’ di Indonesia.

“Kemudian ada juga posting-annya yang intinya, ‘pahlawan kita ini banyak nonmuslim’,” sambung Yusep.

Yusep tidak merinci tulisan ataupun posting-an itu ada sejak kapan. “Ada mulai dari tanggal 23 Juni,” imbuhnya.

Yusep menambahkan pihaknya telah meminta keterangan saksi dan ahli terkait kasus itu. Berdasarkan keterangan tiga ahli, yakni bahasa, agama, dan ITE, posting-an Jonru dinyatakan cukup memenuhi unsur pidana yang dimaksud.

“Yang bersangkutan kita jerat dengan pasal berlapis, yakni UU ITE, UU Penghapusan Diskriminasi Ras, Etnis, dan Antargolongan, serta Pasal 156 KUHP,” ujar Yusep. 

Hal terpisah,Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, menyatakan, setiap laporan masyarakat yang masuk perlu dipelajari dahulu sebelum nantinya dilakukan pengembangan. 

Menurut dia, penyidik mesti teliti melihat kasus tersebut untuk bisa membuktikan apakah pernyataan Jonru memenuhi unsur pidana atau tidak. 

“Ya ini makanya belum kita periksa. Nanti kita periksa dulu. Kemudian perkataan atau tulisan dia apakah itu pidana apa bukan,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 1 Agustus 2017. 

Menurut Argo, setelah memeriksa Jonru, penyidik sudah pasti akan meminta pertimbangan sejumlah ahli. Hal itu untuk mengaitkan kasus ini terhadap kasus yang disangkakan yakni ujaran kebencian yang diatur dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

“Tentunya dari krimsus (Dirkrimsus) akan melakukan penyidikan, kasus itu apakah nanti setelah kita meminta konfirmasi dari para saksi dan saksi ahli,” kata dia. 

Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pengacara Muannas Al Aidid atas pernyataannya menyebarkan kebencian di media sosial.(ac). 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed