oleh

Konsultasi Publik Ranperda Tentang Penyelenggaraan Keolahragaan

SUARATIMUR-PAREPARE – Kehadiran stake holder dibidang keolahragaan diharapkan akan menghasilkan Ranperda yang kaya dengan khasanah aturan-aturan yang mampu, bukan hanya menjawab tantangan yang ada sekarang ini, tapi mampu memprediksi kedepan kemungkinan-kemungkinan pengembangan olahraga. Demikian sambutan Plt. Sekda Parepare, Iwan As’ad pada pembukaan Konsultasi Publik Ranperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, di Hotel Grand Star Parepare, Rabu 15/11/2017. Harapannya, Ranperda yang dihasilkan tidak perlu lagi setiap 5 tahun atau 7 tahun dilakukan revisi karena sudah tidak mampu lagi memprediksi perkembangan olah raga yang ada di Indonesia, khususnya di Parepare, tambahnya.

Konsultasi publik ini merupakan sebuah model, dimana kegiatan penyusunan Ranperda dengan mengajak/ melibatkan stake holder yang terkait.


(Contoh.red), bila sekarang sedang membicarakan Ranperda Nelayan, maka yang harus diajak bicara adalah nelayan, penjual ikannya, dan masyarakat pesisir. (Komunikasi/ red) inilah yang harus dibangun sehingga ketika dibahas dengan eksekutif terkait dengan penetapan akhir, maka akan dihasilkan Ranperda yang tidak menimbulkan gejolak di masyarakat karena sebelumnya telah dibahas bersama dengan masyarakat, tegasnya.

Kegiatan konsultasi publik merupakan upaya pihak pemerintah untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam penyusunan Ranperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan. (Ph)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed